Energy Rescue: Filosofi Desain Formula dan Analisis Bahan
Mengapa produk ini dibuat? Belum ada produk yang formulanya dirancang khusus untuk perlindungan berlapis selama metabolisme alkohol.
Perlombaan dosis produk kolagen di pasaran sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa henti. 5.000 mg, 8.000 mg, 10.000 mg — angkanya makin besar, kemasannya makin mencolok. Namun, jarang ada yang membahas pertanyaan yang lebih mendasar: apa sebenarnya yang terjadi setelah kolagen masuk ke dalam tubuh?
Dari pertanyaan inilah PQ Labs memulai pengembangan Bubuk Kolagen Peptida AURA.
1. Mekanisme Penyerapan Kolagen: Apa yang Terjadi dari Konsumsi Oral hingga ke Dermis
Setelah dikonsumsi, kolagen masuk ke sistem pencernaan dan dipecah menjadi peptida kecil serta asam amino, diserap melalui usus ke dalam darah, lalu diedarkan ke berbagai jaringan. Di lapisan dermis, fibroblas memanfaatkan bahan baku ini untuk menyintesis kembali serat kolagen. Ini adalah proses biokimia yang bertahap — bukan sekadar “diminum lalu langsung mengisi”.
Masalahnya terletak pada aktivitas fibroblas. Seiring bertambahnya usia, kemampuan fibroblas menyintesis kolagen berangsur menurun, sementara stres oksidatif dan peradangan kronis makin mempercepat proses tersebut. Pasokan bahan baku cukup, tetapi kapasitas pengolahan di tingkat sel kurang memadai, sehingga laju pembaruan kolagen secara keseluruhan tetap rendah. Inilah alasan struktural mengapa banyak orang rutin mengonsumsi kolagen tetapi hasilnya terbatas.
Formula Bubuk Kolagen Peptida AURA berangkat dari masalah ini: tidak hanya memperhitungkan kualitas dan jumlah bahan baku, tetapi juga menyertakan bahan yang mendukung lingkungan kerja fibroblas.
AURA menggunakan kolagen peptida ikan BHN (Body Restoration Collagen) berpaten Jepang dengan molekul yang sangat kecil, yakni berat molekul rata-rata 1.000 Da.
Mengapa 3.000 mg, dan bukan mengejar angka yang lebih tinggi? Sejumlah uji acak terkontrol internasional menunjukkan bahwa asupan 2,5 g hingga 5 g kolagen peptida ikan berberat molekul rendah per hari memberikan perbaikan signifikan pada elastisitas dan kelembapan dermis dalam 8 minggu. Kami menetapkan dosis 3.000 mg sebagai titik yang tepat di antara “efektivitas yang terjamin” dan “tanpa membebani pencernaan” — berada dalam rentang efektif yang dikonfirmasi penelitian klinis, sekaligus cocok dikonsumsi setiap hari secara berkelanjutan.
Kolagen BHN dibuat melalui hidrolisis enzimatis sehingga bau amis ikannya jauh berkurang. BHN memegang paten kecantikan kulit di Taiwan (paten invensi No. 436774, berlaku hingga 2032), serta dua paten di Jepang untuk kecantikan kulit dan peningkatan penyerapan. BHN merupakan pemasok kolagen ikan spesialis terkemuka di Tokyo, Jepang, dan produknya telah dikutip dalam berbagai literatur biomedis.
Bahan baku berkualitas tinggi saja belum cukup; fibroblas juga perlu benar-benar bekerja. Di sinilah peran membran cangkang telur dalam formula ini.
Membran cangkang telur (eggshell membrane, ESM) adalah selaput tipis di antara putih telur dan cangkangnya. Dalam beberapa tahun terakhir, bahan ini menarik perhatian di bidang dermatologi, terutama karena komposisinya sangat mirip dengan matriks ekstraseluler dermis. Ovoderm® adalah bahan baku membran cangkang telur yang diekstraksi dengan proses berpaten oleh Eggnovo dari Spanyol. Hasil uji komposisinya meliputi kolagen 22%, elastin 25%, asam hialuronat 3%, serta kolagen tipe I, V, dan X dan berbagai glikosaminoglikan (GAGs).
Ovoderm® adalah salah satu merek bahan baku ESM dengan literatur klinis terlengkap saat ini. Diekstraksi dengan proses berpaten oleh Eggnovo dari Spanyol, bahan ini didukung lebih dari 20 studi in vivo, in vitro, dan klinis. Dua di antaranya adalah uji acak tersamar ganda terkontrol plasebo yang menggunakan dosis intervensi 300 mg/hari dan mengukur parameter biofisik kulit secara objektif dengan Cutometer®. Setelah 50 hari dan 60 hari, kedua studi tersebut mengonfirmasi bahwa pada kelompok yang mengonsumsi Ovoderm®, elastisitas kulit meningkat signifikan sebesar 12% dan kekencangan membaik hingga 51%, sedangkan perbaikan pada kelompok plasebo di periode yang sama hanya 37%. Selain itu, kehilangan air transepidermal (TEWL) — penanda fungsi skin barrier — turun 43%, disertai perbaikan signifikan pada kerutan, kekenduran, dan kekasaran kulit. Sebuah RCT besar pada 2025 yang melibatkan 100 perempuan selama 12 minggu lebih lanjut mengonfirmasi bahwa perbaikan tersebut mencakup berbagai indikator, termasuk kepadatan dermis dan kelembapan kulit (p < 0,05).
Semua hasil di atas dicapai dengan dosis 300 mg/hari, sama dengan dosis yang dirancang dalam formula Bubuk Kolagen Peptida AURA. Dari sisi mekanisme, Ovoderm® menyediakan komponen struktural yang dibutuhkan fibroblas untuk membangun matriks ekstraseluler, sekaligus menghambat aktivitas matriks metaloproteinase (MMP) — enzim utama yang menguraikan kolagen dan elastin, yang ekspresinya meningkat berlebihan akibat peradangan kronis maupun sinar UV. Karena itu, peran Ovoderm® dalam formula ini bukan sekadar menambah bahan baku, melainkan juga menurunkan laju degradasi kolagen di lingkungan dermis, sehingga konversi kolagen peptida ikan menjadi kolagen baru dapat berlangsung dalam kondisi yang relatif stabil.
Tiga bahan lain dalam formula ini masing-masing memegang peran pendukung yang berbeda, dan bersama-sama membentuk sistem perawatan kolagen yang utuh. Ekstrak elderberry 800 mg: kandungan antosianin elderberry (Sambucus nigra) termasuk yang tertinggi di antara buah beri yang telah diteliti, dan berbagai literatur mengonfirmasi sifat antioksidan serta antiradangnya. Serat kolagen adalah salah satu sasaran utama kerusakan oksidatif oleh radikal bebas; stres oksidatif kronis mempercepat degradasi kolagen dan melemahkan fungsi fibroblas. Dalam formula ini, elderberry berperan sebagai lapisan pelindung: mengurangi sumber gangguan pada lingkungan sintesis, sehingga kolagen yang sudah terbentuk tidak cepat terkikis.
Vitamin C kompleks Pureway-C® 100 mg: vitamin C adalah kofaktor yang tidak tergantikan dalam proses sintesis kolagen. Vitamin C berperan mengaktifkan prolil hidroksilase dan lisil hidroksilase — dua enzim yang menentukan apakah struktur heliks rangkap tiga (triple helix) kolagen dapat terbentuk dengan benar. Tanpa vitamin C, reaksi sintesis kolagen tidak dapat berlangsung sempurna; ini adalah fakta biokimia dengan mekanisme yang sudah mapan, bukan klaim manfaat tambahan. Pureway-C® adalah bahan baku berpaten dari One Innovation Labs, Amerika Serikat, yang menyalut bioflavonoid sitrus dengan lipid yang 93% berasal dari tumbuhan alami untuk meningkatkan penyerapan dan stabilitas aktivitasnya. Ia bukan pemeran pendukung, melainkan sakelar katalis bagi seluruh reaksi sintesis.
Peptida sarang burung walet 20 mg: sarang burung walet (edible bird's nest) adalah bahan langka yang paling ikonis dalam kearifan perawatan tradisional Asia Timur, dengan komponen aktif paling berharga berupa asam sialat (sialic acid, disebut juga asam neuraminat). Kandungan asam sialat pada sarang burung walet lebih dari 200 kali lipat royal jelly, dan di dalamnya juga terdapat komponen bioaktif seperti EGF (peptida terkait faktor pertumbuhan epidermal) yang membantu merawat kecantikan kulit. Penelitian modern telah memverifikasi potensi antioksidan, anti-photoaging, dan perbaikan sel dari ekstrak sarang burung walet pada model sel dan hewan, sementara uji kulit pada manusia juga terus bertambah. Dalam bentuk ekstrak pekat 20 mg, bahan ini menjadi titik penghubung antara sains modern dan warisan bahan tradisional Timur dalam formula ini.
Keputusan formulasi PQ Labs berpedoman pada bukti ilmiah, bukan kebiasaan pasar.
Angka inti “3.000 mg kolagen ikan berpaten Jepang BHN + 300 mg membran cangkang telur berpaten Ovoderm®” masing-masing bersandar pada jalur penelitian klinis yang terpisah. Rentang dosis efektif kolagen peptida ikan BHN telah ditetapkan oleh sejumlah RCT pada kisaran 2,5 g hingga 5 g; sementara Ovoderm®, dalam beberapa uji acak tersamar ganda, menunjukkan perbaikan signifikan pada elastisitas, kekencangan, dan fungsi skin barrier dengan dosis 300 mg. Dasar penelitian keduanya berdiri sendiri dan tidak saling bergantung. Elderberry, vitamin C Pureway-C®, dan peptida sarang burung walet kemudian melengkapi keutuhan sistem sintesis ini dari tiga dimensi: perlindungan antioksidan, katalisis enzim, dan bahan tradisional.
Bagi kami, inti perawatan bukanlah menambal secara membabi buta, melainkan membuat mekanisme sintesis tubuh kembali bekerja.
Kolom ini dikelola oleh tim riset dan pengembangan Penguin Cosmeceutical. Melalui sudut pandang apoteker, kami berkomitmen mengurai logika ilmiah di balik setiap formula PQ Labs. Silakan hubungi kami untuk berdiskusi lebih lanjut tentang berbagai kemungkinan suplementasi fungsional.
Referensi Ilmiah
1. Proksch E, et al. (2014). Oral supplementation of specific collagen peptides has beneficial effects on human skin physiology: a double-blind, placebo-controlled study. Skin Pharmacol Physiol, 27(1):47–55. PMID: 23949208.
2. Aguirre A, Gil-Quintana E, Fenaux M, et al. (2017). Beneficial Effects of Oral Supplementation With Ovoderm on Human Skin Physiology: Two Pilot Studies. Journal of Dietary Supplements, 14(6):706–714. PMID: 28429999.
3. Aguirre A, Gil-Quintana E, La Nuez M. (2018). Supplementation with Ovoderm® Reduces the Clinical Signs of Skin Aging. A Double-Blind, Placebo-Controlled Study. Clin Res Dermatol Open Access, 5(2):1–8.
4. Aguirre A, et al. (2018). Ovoderm® an effective treatment to improve skin condition in patients with altered skin barrier function. Pulsus Journal of Surgical Research.
5. Pullar JM, et al. (2017). The Roles of Vitamin C in Skin Health. Nutrients, 9(8):866. PMID: 28805671.
6. Kim OK, et al. (2022). Anti-Wrinkle Efficacy of Edible Bird's Nest Extract: A Randomized, Double-Blind, Placebo-Controlled Study. Frontiers in Nutrition. PMC8959461.
7. Vlachojannis J, et al. (2023). Elderberry Extracts: Characterization of Polyphenolic Chemical Composition and Attenuation of Oxidative Stress. PMC10096080.
Artikel ini disusun dan ditinjau oleh tim riset PQ Labs. Isinya hanya sebagai referensi edukasi kesehatan dan tidak dimaksudkan sebagai klaim khasiat medis. Produk ini adalah suplemen nutrisi fungsional, bukan obat.
Artikel ini merupakan informasi kesehatan umum dan tidak menggantikan diagnosis maupun saran profesional dari dokter atau apoteker. Jika Anda memiliki kondisi medis atau sedang mengonsumsi obat, konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.
Mengapa produk ini dibuat? Belum ada produk yang formulanya dirancang khusus untuk perlindungan berlapis selama metabolisme alkohol.
Angka di kemasan kolagen terus membesar, padahal kolagen tidak masuk ke kulit sebagai molekul utuh. Kuncinya ada pada berat molekul, bukan dosis.
Selaput tipis di balik cangkang telur ini kaya kolagen, elastin, dan asam hialuronat. Apa itu ESM, dan mengapa ia ada dalam formula kolagen?